MIN 21 Bireuen Luncurkan Antologi Puisi "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa", Kolaborasi Guru dan Siswa di Bawah Program GSMB Nasional
Bireuen, 19 Juni 2026 – Sejarah literasi kembali ditorehkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 21 Bireuen. Bertempat di halaman madrasah yang terletak di Desa Teupok Tunong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, sebuah acara peluncuran buku antologi puisi digelar dengan khidmat pada Jumat (19/6/2026). Buku berjudul "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa" ini merupakan karya kolaboratif antara para guru dan siswa-siswi MIN 21 Bireuen, yang diterbitkan melalui kerja sama dengan PT. Nyalanesia, sebuah startup penerbitan dan pengembang program literasi sekolah terpadu yang berpusat di Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

Peluncuran buku ini menjadi salah satu rangkaian program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diprakarsai oleh Nyalanesia. Kegiatan ini sekaligus menandai komitmen berkelanjutan MIN 21 Bireuen dalam menguatkan budaya literasi di lingkungan madrasah, yang telah dimulai sejak tahun 2021.
Acara Peluncuran yang Khidmat dan Meriah
Acara peluncuran yang berlangsung pada Jumat pagi itu dihadiri oleh seluruh dewan guru, staf tata usaha, perwakilan komite madrasah, serta para siswa-siswi dari berbagai tingkatan kelas. Suasana halaman madrasah tampak semarak dengan dekorasi bernuansa sastra dan budaya Aceh. Para peserta tampak antusias menyambut terbitnya buku yang memuat puluhan puisi karya guru dan siswa tersebut.
Kepala MIN 21 Bireuen (Muntadhar, S.Pd.I, M.Pd.I) dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terbitnya antologi puisi perdana madrasah ini. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh warga madrasah dalam membangun ekosistem literasi yang sehat dan berkelanjutan. "Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi. Ini adalah cerminan dari mimpi, harapan, dan kreativitas anak-anak didik kita serta dedikasi para guru. Ini adalah langkah nyata MIN 21 Bireuen dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan jiwa dan rasa," ujar Kepala Madrasah dalam pidato pembukaannya.
Acara semakin meriah dengan adanya pembacaan puisi secara bergantian oleh para siswa penulis dan guru. Beberapa puisi yang dibacakan mengangkat tema tentang keindahan alam Aceh, semangat belajar, cinta tanah air, serta nilai-nilai keislaman yang kental dengan nuansa kearifan lokal. Kehadiran orang tua siswa dan tokoh masyarakat setempat turut menambah kemeriahan acara peluncuran tersebut.
Koordinator Literasi Madrasah: Fitriah, S.Pd.I
Di balik suksesnya penerbitan buku antologi ini, terdapat sosok penggerak utama, yaitu Fitriah, S.Pd.I, selaku Koordinator Literasi Madrasah. Perannya sangat sentral dalam mengoordinasikan seluruh proses kreatif, mulai dari pendampingan menulis, seleksi naskah, hingga tahap akhir penerbitan bekerja sama dengan Nyalanesia.
Fitriah, S.Pd.I dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa buku "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa" merupakan hasil dari program pendampingan menulis yang berlangsung selama beberapa bulan. "Kami ingin memberikan ruang bagi siswa dan guru untuk mengekspresikan diri melalui puisi. Banyak dari mereka yang baru pertama kali menulis dan melihat karyanya dibukukan. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga dan kami berharap ini menjadi awal dari lahirnya penulis-penulis handal dari MIN 21 Bireuen," ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah membimbing para siswa dengan penuh kesabaran, serta kepada Nyalanesia yang telah memfasilitasi proses penerbitan hingga buku ini bisa terbit dengan nomor ISBN resmi.
Kolaborasi dengan PT. Nyalanesia dan Program GSMB Nasional
Penerbitan buku antologi ini tidak terlepas dari peran PT. Nyalanesia, sebuah startup yang didirikan oleh alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Lenang Manggala. Nyalanesia merupakan perusahaan yang mengembangkan program literasi sekolah terpadu yang memungkinkan siswa dan guru untuk menerbitkan buku serta mengakses pelatihan dan sertifikasi. Berbasis di Jl. Kebangkitan Nasional No.56, Penumping, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Nyalanesia telah membangun kemitraan dengan lebih dari 2.500 sekolah di 34 provinsi di Indonesia, membantu lebih dari 300.000 siswa dan guru untuk belajar, berkarya, dan menerbitkan buku.
Melalui Program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional), Nyalanesia menyelenggarakan berbagai kegiatan yang meliputi pembelajaran online, digitalisasi sekolah, lomba penulisan puisi, cerita pendek, dan artikel, pengembangan Duta Literasi sekolah, pelatihan dan sertifikasi kompetensi, penerbitan buku, peluncuran buku antologi, workshop penulisan, seminar nasional, hingga Festival Literasi Nasional.
Program ini merupakan agenda tahunan yang telah terselenggara sejak tahun 2016. Hingga saat ini, GSMB Nasional telah diikuti oleh 1.378 sekolah dari 33 provinsi, dan berhasil membantu lebih dari 280.000 pelajar dan pendidik Indonesia untuk menerbitkan 3.000 judul buku.
Bagi MIN 21 Bireuen, partisipasi dalam GSMB Nasional bukanlah yang pertama. Sejak tahun 2021, madrasah ini telah aktif terlibat dalam program literasi nasional tersebut. Keikutsertaan ini menjadi langkah nyata madrasah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa serta guru di bidang literasi menulis.
Buku "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa": Karya yang Sarat Makna
Antologi puisi "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa" memuat puluhan puisi yang ditulis dengan penuh perasaan oleh para guru dan siswa-siswi MIN 21 Bireuen. Judul buku ini sendiri sarat dengan makna filosofis. "Cakrawala" melambangkan luasnya wawasan dan harapan, sementara "Senja" menggambarkan keindahan dan ketenangan. "Langit Jeumpa" adalah metafora untuk tanah kelahiran mereka—Kabupaten Bireuen, khususnya Kecamatan Jeumpa, yang dikenal dengan keindahan alam dan kearifan budayanya.
Puisi-puisi dalam buku ini mengangkat beragam tema, mulai dari keindahan alam Aceh, semangat juang para pahlawan daerah, nilai-nilai keislaman yang kental, hingga refleksi kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Buku ini juga menjadi wadah bagi para siswa untuk mengekspresikan mimpi-mimpi mereka tentang masa depan, cita-cita, dan harapan untuk Indonesia yang lebih baik.
MIN 21 Bireuen: Madrasah yang Berkomitmen pada Literasi
MIN 21 Bireuen yang didirikan pada tahun 1962 memiliki visi untuk mewujudkan madrasah unggul yang membentuk generasi berilmu agama, berkarakter Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil 'Alamin, peduli lingkungan, serta berkembang sesuai potensi diri. Salah satu misi madrasah adalah mengembangkan karakteristik unik setiap anak didik melalui pendekatan pembelajaran diferensiasi, bimbingan bakat-minat, serta kegiatan pengembangan diri yang berorientasi pada kemandirian dan kreativitas.
Peluncuran buku antologi puisi ini menjadi bukti nyata bahwa MIN 21 Bireuen tidak hanya fokus pada aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga pada pengembangan kreativitas dan literasi siswa. Madrasah yang terletak di Jalan Nasional Medan Banda Aceh ini telah menunjukkan bahwa pendidikan di madrasah dapat melahirkan karya-karya sastra yang membanggakan.
Kepala MIN 21 Bireuen dalam sambutannya juga menegaskan bahwa peluncuran buku ini bukanlah akhir dari perjuangan literasi, melainkan awal dari gerakan yang lebih besar. "Kami akan terus mendorong siswa dan guru untuk menulis dan berkarya. Tahun depan, kami targetkan lebih banyak lagi buku yang terbit, tidak hanya puisi tetapi juga cerpen, esai, dan karya-karya lainnya," tegasnya.
Apresiasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Acara peluncuran buku ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Komite Madrasah, Pengawas Pembina dan Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen. Mereka menilai bahwa langkah MIN 21 Bireuen dalam menerbitkan buku antologi ini patut menjadi contoh bagi madrasah-madrasah lain di Aceh.
Perwakilan dari PT. Nyalanesia yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi semangat dan komitmen MIN 21 Bireuen dalam mengembangkan budaya literasi. "Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan literasi MIN 21 Bireuen. Buku 'Cakrawala Senja di Langit Jeumpa' adalah bukti bahwa siapapun bisa menulis dan menerbitkan buku, termasuk anak-anak madrasah di Aceh," ujar perwakilan Nyalanesia.
Dampak bagi Siswa dan Guru
Bagi para siswa yang karyanya dimuat dalam buku ini, pengalaman menjadi penulis buku adalah momen yang tak terlupakan. Beberapa siswa mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaan mereka melihat nama dan karya mereka tercetak dalam sebuah buku ber-ISBN.
Seorang siswa kelas VI mengaku sangat senang karena puisi yang ditulisnya tentang keindahan pantai di Aceh bisa dibaca oleh banyak orang. "Saya tidak pernah menyangka puisi saya bisa masuk buku. Ini membuat saya semakin semangat untuk menulis lagi," katanya dengan mata berbinar.
Sementara itu, bagi para guru, keterlibatan dalam penulisan buku ini menjadi pengalaman berharga dalam mendampingi siswa berkarya. Seorang guru yang juga menjadi kontributor dalam buku tersebut mengungkapkan bahwa menulis bersama siswa menciptakan ikatan emosional yang kuat dan memotivasi siswa untuk lebih mencintai dunia tulis-menulis.
Penutup: Langkah Awal Menuju Generasi Emas
Peluncuran buku antologi puisi "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa" bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah pernyataan tegas bahwa MIN 21 Bireuen siap menjadi garda terdepan dalam pengembangan literasi di lingkungan madrasah. Dengan dukungan penuh dari Nyalanesia melalui Program GSMB Nasional, serta penggerakan yang luar biasa dari Koordinator Literasi Madrasah Fitriah, S.Pd.I, madrasah ini telah membuktikan bahwa anak-anak Aceh memiliki potensi besar dalam dunia kepenulisan.
Sejalan dengan program GSMB Nasional yang bertujuan untuk mengakselerasi kualitas budaya literasi dan mutu pendidikan secara lebih efektif dan efisien, MIN 21 Bireuen telah mengambil langkah nyata. Buku ini menjadi warisan berharga yang akan dikenang oleh para siswa dan guru sebagai bagian dari perjalanan pendidikan mereka.
Ke depan, diharapkan akan semakin banyak madrasah dan sekolah di seluruh Indonesia yang terinspirasi untuk mengikuti jejak MIN 21 Bireuen. Karena pada akhirnya, literasi adalah kunci untuk membuka cakrawala masa depan yang lebih cerah—seindah senja di langit Jeumpa. (*)
Belum ada Komentar untuk "MIN 21 Bireuen Luncurkan Antologi Puisi "Cakrawala Senja di Langit Jeumpa", Kolaborasi Guru dan Siswa di Bawah Program GSMB Nasional"
Posting Komentar