Siswa MIN 21 Bireuen Ikut Lomba Bercerita Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen
BIREUEN – Prestasi membanggakan diraih pelajar Kabupaten Bireuen dalam ajang Lomba Bercerita tingkat SD/MI se-Kabupaten Bireuen. Nyak Putroe Saloom, siswi kelas IV UPTD SD Negeri 7 Juli, berhasil meraih Juara I berkat penampilannya membawakan cerita rakyat berjudul Raket Bak Pisang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sub kegiatan Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen. Lomba digelar di Aula Lama Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen dan pengumuman pemenang dilakukan pada Selasa sore, 31 Oktober 2023.
Sementara itu, Juara II diraih oleh Afika Zahira, siswi MIN 21 Bireuen (Jeumpa), yang membawakan cerita rakyat Aceh berjudul Ahmad Rhang Manyang. Penampilan Afika dinilai mampu menyampaikan pesan moral cerita dengan ekspresi dan penghayatan yang baik.
Adapun Juara III diraih oleh Kanza Raihanna dari SDIT Azkia Bireuen dengan cerita Legenda Paya Nie. Sedangkan Juara Harapan I diperoleh Tsamara Jannatu Syaugiya dari SD Negeri 3 Percontohan dengan cerita Ahmad Rhang Manyang.
Juara Harapan II diraih Putri Inayatillah dari MIN 35 Bireuen (Jangka) dengan cerita Legenda Cawan Pinggan Bate Raya. Sementara Juara Harapan III diraih Tsaurayya Khayyirah dari SD Sukma Bangsa dengan cerita Tgk Chik Awe Geutah.
Lomba bercerita ini diikuti oleh 23 peserta dari berbagai SD dan MI di Kabupaten Bireuen. Para peserta membawakan beragam cerita rakyat Aceh, di antaranya Ahmad Rhang Manyang, Legenda Paya Kareueng, Tgk Chik Awe Geutah, asal-usul burung kuweut-kuweut, hingga Raket Bak Pisang.
Dewan juri lomba, Marzuki Umar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Menurutnya, keberanian anak-anak untuk tampil dan bercerita di depan publik merupakan prestasi tersendiri.
“Bagi saya, semua peserta adalah juara. Mereka sudah berani tampil di depan umum dan menyampaikan cerita rakyat yang sarat nilai pendidikan. Mendongeng merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat efektif di sekolah,” ujar Marzuki Umar.
Nyak Putroe Saloom, peraih Juara I, tampil percaya diri mengenakan busana berwarna kuning. Ia menjadi satu-satunya peserta yang membawakan cerita Raket Bak Pisang. Anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Lisa dan Maulidi, warga Desa Cot Mesjid, Kecamatan Juli, Bireuen ini tampil didampingi guru pembimbingnya, Sri Lahwi.
“Sebelum tampil, kami berharap cerita ini bisa meraih hasil terbaik. Alhamdulillah, harapan itu terwujud,” ujar Sri Lahwi usai pengumuman pemenang.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen berharap minat baca serta kecintaan siswa terhadap cerita rakyat dan budaya lokal terus tumbuh sejak usia dini.
Sukse selalu
BalasHapusTerima kasih...
Hapus